80 Pengelola BI Corner se-Sulsel Ikuti Workshop Transformasi Layanan
MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel) mendorong pengelolaan BI Corner di berbagai satuan pendidikan agar bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi digital.
Dorongan tersebut dilakukan melalui Workshop Pengelolaan Perpustakaan BI Corner bertema “Transformasi Layanan dan Penguatan Digital” yang digelar 25-27 September 2026 di Hotel The Rinra Makassar.
Kegiatan tahunan tersebut diikuti 80 pengelola BI Corner yang berasal dari perguruan tinggi, SMA/SMK, hingga pondok pesantren se-Sulawesi Selatan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan, transformasi pengelolaan perpustakaan menjadi kebutuhan di tengah perubahan pola masyarakat dalam mengakses informasi.
Menurutnya, BI Corner tidak lagi cukup dikelola secara konvensional, tetapi perlu dikembangkan menjadi pusat literasi yang modern, kreatif, dan memanfaatkan teknologi digital.
“Tantangan literasi hari ini bukan soal ketersediaan buku, tapi bagaimana membuat literasi itu menarik dan mudah diakses oleh generasi digital,” ujarnya.
Ia mengatakan, melalui penguatan aspek digital, BI Corner diharapkan dapat menjadi ruang literasi yang tidak hanya menyediakan informasi, tetapi juga mendorong pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa dan santri, terhadap ekonomi, kebanksentralan, serta keuangan digital.
Selama tiga hari, peserta mendapatkan berbagai materi terkait pengembangan dan pengelolaan BI Corner.
Pada hari pertama, materi yang diberikan mencakup kebijakan pengembangan BI Corner dan arah literasi Bank Indonesia, serta evaluasi kinerja BI Corner Sulsel sepanjang 2026.
Memasuki hari kedua, peserta mengikuti materi utama mengenai transformasi layanan. Materi tersebut meliputi Digital Library Management System, kurasi konten ekonomi syariah dan QRIS, teknik storytelling dan content creation untuk promosi literasi, hingga pemanfaatan media sosial dalam mengaktifkan perpustakaan.
Sementara pada hari ketiga, peserta mengikuti workshop penyusunan rencana aksi dan komitmen bersama. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada BI Corner teraktif.
Sejumlah narasumber dari Perpustakaan Bank Indonesia Pusat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, serta praktisi literasi digital turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut.
KPw BI Sulsel menargetkan seluruh BI Corner di wilayah kerjanya mulai menerapkan layanan digital, minimal berupa katalog online dan pojok baca digital, pada akhir 2026.
Transformasi tersebut diharapkan membuat keberadaan BI Corner semakin relevan sebagai ruang pembelajaran dan literasi ekonomi, sekaligus mampu menjangkau generasi muda melalui pola layanan yang lebih sesuai dengan perkembangan digital. (*)



