Zulhas: Pemerintah Pangkas Regulasi, Petani Harus Untung dan Masyarakat Berdaya
MAKASSAR, Radioalamrkaz.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan pemerintah terus mempercepat penyelesaian berbagai regulasi strategis guna memperkuat sektor pangan nasional sekaligus mengurangi angka kemiskinan.
Hal itu disampaikan Zulkifli saat menghadiri Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkornas) XXXV APINDO di Hotel Claro Makassar, Selasa (4/8).
Menurut Zulkifli, pemerintah tidak lagi hanya berfokus menyusun aturan, tetapi memastikan setiap kebijakan mampu memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
“Yang kami lakukan bukan sekadar membuat aturan, tetapi menyelesaikan kebijakan-kebijakan mendasar yang selama puluhan tahun belum terselesaikan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, selama dua tahun terakhir pemerintah telah menyelesaikan puluhan deregulasi, mulai dari Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden hingga Instruksi Presiden yang sebelumnya dinilai menghambat pelaksanaan berbagai program pembangunan.
Zulkifli menilai sektor pangan menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan ketahanan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah terus melakukan pembenahan regulasi agar produktivitas pertanian meningkat.
Menurutnya, bantuan sosial tetap diperlukan untuk masyarakat rentan, namun tidak dapat menjadi solusi utama dalam jangka panjang.
“Kalau rakyat hanya menunggu bantuan sosial terus-menerus, Indonesia tidak akan maju. Yang harus kita lakukan adalah membuat masyarakat mampu berproduksi,” katanya.
Ia mengatakan berbagai kebijakan pemerintah mulai menunjukkan hasil. Salah satunya adalah peningkatan produksi beras nasional yang mengantarkan Indonesia mencapai swasembada beras pada 2025.
Keberhasilan tersebut didukung oleh penyederhanaan regulasi, pembangunan lahan sawah baru, pengembangan varietas padi unggul, serta penetapan harga pembelian gabah sebesar Rp6.500 per kilogram agar petani memperoleh keuntungan yang lebih baik.
“Pemerintah ingin petani mendapat kepastian harga sehingga mereka semakin semangat meningkatkan produksi,” ujarnya.
Selain memperkuat sektor pertanian, pemerintah juga mulai memberi perhatian lebih besar kepada nelayan kecil yang selama ini memiliki posisi tawar rendah akibat ketergantungan kepada tengkulak.
Menurut Zulkifli, kebijakan pemerintah harus mampu meningkatkan daya saing dan daya tawar masyarakat kecil agar mampu memperoleh nilai tambah dari hasil produksinya.
“Pemerintah harus memastikan masyarakat kecil memiliki kesempatan untuk berkembang. Kalau mereka berdaya, sektor pangan akan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” tutupnya. (RB)



