Banner

Makassar Tawarkan Kuliner, UMKM dan Proyek Strategis ke Delegasi Dunia

 Makassar Tawarkan Kuliner, UMKM dan Proyek Strategis ke Delegasi Dunia
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id – Pemerintah Kota Makassar memanfaatkan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 sebagai momentum memperkenalkan kekuatan kuliner, UMKM, hingga peluang investasi kepada para delegasi dan duta besar dari berbagai negara.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, mengatakan rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 23-24 Juni mendatang akan menjadi ajang promosi potensi daerah yang tidak hanya berfokus pada gastronomi, tetapi juga investasi dan perdagangan.

Menurut Firman, Welcoming Dinner menjadi salah satu agenda penting untuk memperkenalkan kekayaan kuliner khas Makassar kepada para tamu internasional.

“Ketika berbicara tentang gastrodiplomasi, maka pendekatannya dimulai melalui kuliner. Kami ingin para tamu merasakan langsung cita rasa khas Makassar sebagai kesan pertama mereka terhadap kota ini,” katanya.

Selain promosi kuliner, forum bisnis akan menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha lokal dengan delegasi asing. Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan 20 booth UMKM hasil kurasi Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perdagangan.

Perusahaan-perusahaan yang memiliki kesiapan ekspor juga akan diperkenalkan dalam forum tersebut melalui fasilitasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.pada investor, termasuk pengembangan kawasan olahraga Untia yang saat ini tengah dibangun sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga di Kota Makassar.

Selain itu, potensi ekspor produk olahan laut, kopi, dan berbagai produk pangan lokal juga akan menjadi bagian dari presentasi Pemerintah Kota Makassar kepada para delegasi internasional.

Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Ani Nigeriawati, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk memperkenalkan Makassar kepada dunia internasional.

“Ada pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang. Melalui IGS ini para duta besar dapat melihat langsung potensi Makassar yang dijelaskan oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha,” ujarnya.

Ani menegaskan bahwa Kementerian Luar Negeri tidak akan berhenti pada pelaksanaan acara semata. Setelah kegiatan selesai, Kemlu akan mengumpulkan kembali para duta besar yang hadir untuk memetakan minat investasi maupun kerja sama yang potensial.

Ia juga mendorong adanya kontak person atau focal point dari Pemerintah Kota Makassar maupun kalangan dunia usaha yang dapat menjadi penghubung bagi para delegasi asing dalam menindaklanjuti hasil pertemuan.

“Kami akan terus memfasilitasi. Komitmen ini akan berlanjut melalui koordinasi dengan KBRI dan berbagai pihak terkait agar peluang yang muncul dari IGS dapat berkembang menjadi kerja sama nyata,” katanya.

Melalui forum ini, Pemkot Makassar berharap semakin banyak peluang investasi, perdagangan, dan promosi produk lokal yang dapat menembus pasar internasional sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.(RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *