Pengembangan Talenta dan Inklusi Antar PT Vale Raih Pengakuan Tingkat Asia
JAKARTA, Radioalmarkaz.co.id- Komitmen PT Vale Indonesia Tbk dalam membangun lingkungan kerja yang berpusat pada manusia kembali mendapat pengakuan di tingkat Asia. Perusahaan tambang nikel terintegrasi tersebut berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards 2026.
Dua penghargaan yang diterima yakni HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2026 dan HR Asia People Transformation Award 2026, yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan dengan praktik pengelolaan sumber daya manusia terbaik di kawasan Asia.
Penghargaan tersebut diterima oleh Corporate Secretary PT Vale, Ranty Astari Rachman, bersama Senior Manager Talent Acquisition, Performance Management & EVP, Gandi Husodo, dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Jakarta.
Pengakuan ini menjadi cerminan keberhasilan PT Vale dalam membangun budaya kerja yang aman, inklusif, serta mampu mendorong pengembangan talenta untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan keberhasilan perusahaan tidak terlepas dari komitmen jangka panjang dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia.
“Melalui disiplin dan integritas, kami ingin memastikan kontribusi nyata PT Vale terhadap kedaulatan energi dan pembangunan berkelanjutan Indonesia. Karyawan kami adalah inti dari komitmen tersebut dan penghargaan ini menegaskan bahwa cara kami memperlakukan tenaga kerja tidak terpisahkan dari cara kami menjalankan bisnis,” ujarnya.
Dengan lebih dari 3.000 karyawan yang tersebar di berbagai wilayah operasional, PT Vale terus memperkuat strategi pengembangan SDM sebagai bagian penting dari transformasi bisnis dan agenda hilirisasi mineral kritis nasional.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Cooperative Education Program (Co-Ops) bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin. Program ini dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dan industri melalui magang penuh waktu selama enam bulan bagi mahasiswa terpilih.
Pada penerimaan terakhir tahun 2025, sebanyak 16 mahasiswa terpilih dari 48 peserta seleksi untuk mengikuti program tersebut di lingkungan operasional PT Vale.
Selain menyiapkan talenta masa depan, perusahaan juga terus berinvestasi pada pengembangan karier karyawan. Sepanjang tahun 2024, tercatat 370 karyawan memperoleh promosi jabatan, sementara 143 karyawan nonstaf berhasil meraih sertifikasi profesi nasional melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
PT Vale juga menempatkan aspek keberagaman dan inklusi sebagai bagian penting dalam budaya kerja perusahaan. Saat ini, perempuan mencakup 11,6 persen dari total tenaga kerja perusahaan, termasuk 17 perempuan yang menduduki posisi manajerial.
Tidak hanya itu, perusahaan juga mempekerjakan 70 penyandang disabilitas di berbagai fungsi organisasi serta menerapkan prinsip kesetaraan remunerasi bagi seluruh pekerja tanpa membedakan gender.
Di bidang kesehatan dan kesejahteraan karyawan, PT Vale menjalankan Program Wellness yang diikuti 623 karyawan dan kontraktor. Sebanyak 98 persen peserta program melaporkan peningkatan kesehatan dan energi setelah mengikuti kegiatan tersebut.
Komitmen terhadap pengembangan manusia juga diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat lokal. Sejak beroperasi, PT Vale telah melibatkan lebih dari 11.000 masyarakat lokal sebagai karyawan maupun mitra kerja. Sebanyak 87 persen di antaranya berasal dari Kabupaten Luwu Timur dan Sulawesi Selatan.
Untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja lokal, perusahaan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Politeknik Sorowako melalui program Vocational Short-Term Training (VST) yang berfokus pada peningkatan keterampilan dan kompetensi masyarakat.
Ajang HR Asia Awards sendiri diselenggarakan oleh Business Media International (BMI) dengan menggunakan metode penilaian TEAM Assessment yang mengukur tingkat keterlibatan, motivasi, sikap, dan pengalaman kerja karyawan secara langsung.
Bagi PT Vale, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas praktik pengelolaan SDM yang dijalankan, melainkan juga penegasan bahwa keberlanjutan perusahaan dibangun melalui investasi jangka panjang pada manusia, budaya kerja, dan kesejahteraan karyawan.
Sejalan dengan dukungan terhadap agenda hilirisasi nasional dan transisi energi global, perusahaan menegaskan akan terus memperkuat pengembangan talenta dan budaya kerja sebagai fondasi untuk menciptakan industri pertambangan yang lebih bertanggung jawab, inklusif, dan berkelanjutan. (*)



