KPU Makassar Jemput Bola ke Ujung Tanah, Data Pemilih 2026 Diperketat
MAKASSAR , Radioalmarkaz.co.id-Upaya menjaga kualitas dan akurasi data pemilih terus digencarkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar melalui program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) 2026. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan kunjungan koordinasi ke wilayah Kecamatan Ujung Tanah, Senin (4/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Anggota KPU Makassar, Sri Wahyuningsih, menegaskan bahwa akurasi data pemilih tidak hanya bergantung pada pembaruan sistem, tetapi juga pada validasi langsung di tingkat bawah.
Menurutnya, data yang bersumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memang menjadi dasar utama. Namun, kondisi riil di lapangan seperti data kematian, perpindahan penduduk, hingga perubahan identitas tetap harus diverifikasi oleh pihak kelurahan.
“Peran aktif kelurahan sangat penting, terutama dalam melaporkan data kematian dan mobilitas penduduk agar data pemilih benar-benar akurat,” ujarnya.
Kunjungan ini diterima langsung oleh Camat Ujung Tanah, Andi Unru, yang menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh proses pemutakhiran data tersebut. Ia memastikan akan segera mengoordinasikan seluruh lurah di wilayahnya untuk memperkuat validasi data di tingkat kelurahan.
Tak hanya itu, pihak kecamatan juga menyerahkan data kematian terbaru yang dihimpun melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Lurah (SIM Lurah). Meski begitu, masih terdapat kendala dalam penerbitan akta kematian karena belum optimalnya pelaporan dari masyarakat.
Selain pembahasan teknis, KPU Makassar turut menyerahkan media sosialisasi berupa banner pelayanan pelaporan mutasi dan perubahan data pemilih. Langkah ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam melaporkan perubahan data secara mandiri.
KPU juga mengingatkan pentingnya perlindungan data pribadi dalam proses pemutakhiran. Penggunaan data kependudukan seperti KTP harus dilakukan secara hati-hati untuk mencegah potensi penyalahgunaan, termasuk pencatutan identitas.
Melalui koordinasi intensif ini, KPU Makassar menargetkan data pemilih tahun 2026 menjadi lebih mutakhir, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai fondasi utama penyelenggaraan pemilu yang berkualitas. (*)



