Ketua PPIH Makassar Ingatkan Jemaah Patuhi Aturan di Arab Saudi, Termasuk Larangan Swafoto di Masjid
Makassar, Radioalmarkaz.co.id – Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, mengingatkan seluruh jemaah haji untuk mematuhi aturan yang berlaku di Arab Saudi selama menjalankan ibadah.
Pesan tersebut disampaikan saat pelepasan Kloter 8 UPG asal Kabupaten Pinrang di Aula Mina, Ahad (26/4/2026). Ia menegaskan pentingnya menjaga nama baik daerah dan Indonesia, mengingat ketatnya regulasi di Tanah Suci.
“Peraturan di sana sangat ketat. Jangan sampai kita melanggar, karena itu akan berdampak pada nama baik kita semua,” tegasnya.
Ikbal menyoroti sejumlah aturan yang harus dipatuhi jemaah, di antaranya larangan berfoto atau berswafoto di area Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.
Ia juga meminta jemaah untuk selalu mengikuti arahan petugas kloter demi kelancaran dan keselamatan selama beribadah.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam berhaji sebagai kunci meraih kesempurnaan ibadah.
“Semoga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan kembali ke tanah air dengan selamat serta memperoleh haji mabrur,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Khusus (Seksus) Nabawi Daerah Kerja Madinah, Thoriq, menegaskan bahwa ketidaktahuan terhadap aturan tidak dapat dijadikan alasan untuk menghindari sanksi.
Menurutnya, aparat keamanan Arab Saudi akan menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan jemaah.
“Petugas keamanan tidak pandang bulu. Siapapun yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai aturan,” katanya.
Sejumlah larangan lain yang juga harus diperhatikan jemaah antara lain melakukan siaran langsung (live streaming), membuat konten video untuk tujuan komersial, hingga mendokumentasikan proses evakuasi medis maupun jenazah di area masjid.
Selain itu, jemaah juga dilarang membawa atribut seperti bendera partai politik, organisasi kemasyarakatan, maupun simbol kelompok tertentu ke dalam area masjid.
PPIH berharap seluruh jemaah dapat mematuhi ketentuan tersebut agar pelaksanaan ibadah haji berjalan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. (*)



