Banner

Mekkah Route Siap Diterapkan, Kemenhaj Sulsel Matangkan Operasional Haji 2026 di Makassar

 Mekkah Route Siap Diterapkan, Kemenhaj Sulsel Matangkan Operasional Haji 2026 di Makassar
Banner
Banner

Makassar, Radioalmarkaz.co.id Layanan Mekkah Route atau fast track menjadi salah satu terobosan utama dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026 di Embarkasi Makassar.

Program ini memungkinkan proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan langsung di Indonesia, sehingga mempercepat kedatangan jemaah di Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menyampaikan bahwa inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan jemaah.

“Dengan Mekkah Route, jemaah tidak perlu lagi antre imigrasi di Arab Saudi dan bisa langsung menuju hotel,” ujarnya.

Koordinasi Lintas Stakeholder
Guna memastikan kesiapan layanan tersebut, Kemenhaj Sulsel menggelar pertemuan bersama sejumlah stakeholder, di antaranya Angkasa Pura Indonesia, Garuda Indonesia, Gapura Angkasa, serta Perum Damri.

Pertemuan ini membahas kesiapan teknis mulai dari fasilitas bandara, transportasi, hingga pelayanan jemaah selama proses keberangkatan.

Layanan Terpusat di Embarkasi
Selain Mekkah Route, seluruh layanan administrasi jemaah akan dipusatkan dalam satu sistem one stop service di Embarkasi Makassar.

Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah, Asa Afif, menjelaskan bahwa layanan tersebut mencakup berbagai kebutuhan jemaah, mulai dari akomodasi asrama, gelang identitas, paspor dan visa, hingga kartu Nusuk dan pemeriksaan kesehatan.

Penyerahan serta aktivasi kartu Nusuk juga akan dilakukan di asrama haji sebelum keberangkatan.

Kesiapan Fasilitas dan Transportasi
Dari sisi bandara, Angkasa Pura Indonesia memastikan kesiapan fasilitas pendukung Mekkah Route di Bandara Sultan Hasanuddin, khususnya di gate internasional.

Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang tunggu, lounge, mushola, toilet, serta akses eskalator dan elevator guna menunjang kenyamanan jemaah.

Sementara itu, Garuda Indonesia akan mengoperasikan pesawat tipe Boeing 777 dengan kapasitas hingga 393 penumpang, serta menyiapkan dua unit armada untuk mendukung kelancaran penerbangan.

Di sisi layanan darat, Gapura Angkasa akan menangani proses ground handling, termasuk pendampingan jemaah sejak di asrama haji hingga naik ke pesawat.

Perum Damri juga menyiapkan 11 unit bus untuk mengantar jemaah ke bandara, dengan seluruh armada dipastikan dalam kondisi layak operasi.

Prioritaskan Kenyamanan Jemaah
Selain kesiapan teknis, pengamanan di asrama haji juga akan diperketat guna memastikan jemaah dapat beristirahat dengan optimal sebelum keberangkatan.

Prosesi seremonial pun akan disederhanakan agar jemaah memiliki waktu lebih untuk menuju bandara, terutama dengan adanya proses imigrasi tambahan melalui Mekkah Route.

Dengan sinergi seluruh pihak, Kemenhaj Sulsel optimistis pelaksanaan operasional haji 2026 di Embarkasi Makassar dapat berjalan lebih lancar, aman, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi jemaah. (*)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *