Banner

Makna Kemerdekaan Ke-80, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sebut Momentum Geliatkan Ekonomi

 Makna Kemerdekaan Ke-80, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sebut Momentum Geliatkan Ekonomi
Banner
Banner

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan makna Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke 80 sebagai momentum mengembalikan kekuatan ekonomi masyarakat.

“Ini spesial karena tepat 80 tahun, kalau dibalik 08, bapak Presiden Asta Cita, Alhamdulillah capaian beliau sudah menunjukkan tren postif,” kata Andi Sudirman usai upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, di Rujab Gubernur Sulsel, Minggu, 17 Agustus 2025.

Beberapa capaian, seperti swasembada pangan di Sulsel, yang juga merupakan target Presiden Prabowo Subianto”Katanya

“Dari swasembada pangan. Stok beras Sulsel 500 ribu ton, tertinggi sepanjang sejarah sekarang stok kita punya. Bisa untuk 6 bulan kalau terjadi force major,” sebutnya.

“Kedua program bapak presiden juga terkait harga beras. Dari periode sebelum kemerdekaan Alhamdulillah petani sangat senang dan tentu ini juga menjadikan kita, karena 70-80 persen petani ya, ini Insya Allah lebih baik,” lanjutnya.

Selain di sektor pangan, Andi Sudirman juga menyebutkan beberapa program sudah mulai berjalan sebagai rangkaian peringatan Kemerdekaan kali ini.

Salah satunya ialah seaplane atau pesawat amfibi yang sudah launching beberapa waktu lalu, yang bertujuan untuk mendukung pariwisata dan memaksimalkan penanganan kesehatan di daerah kepulauan.

“Kalau Sulsel sendiri, kita rangkaiannya dari launching seaplane mudah-mudahan seaplanenya nanti ini, sebentar lagi yang lebih besar kapasitasnya, kemudian untuk angkutan pariwisata dan emergency case,” tuturnya.

Selanjutnya ialah, program Bus Trans Sulsel kata Gubernur sudah berjalan untuk meningkatkan transportasi umum.

“Kemudian trans Sulsel kita sudah launching 2 koridor sekitar 27 armada dan kita akan menambahkan beberapa koridor lagi,” paparnya.

Andi Sudirman juga menaruh perhatian penuh pada sektor kesehatan. Ia menerangkan tahun ini sekitar 15 ribu anak stunting mendapatkan uang tunai dan pendampingan gizi, hingga program pelayanan kesehatan bergerak PKB untuk darrha kepulauan.

“Kita sudah launching kemarin, berjalan untuk stunting, 15.120 anak stunting kita berikan insentif Rp1 juta per anak kita juga melakukan pendampingan Gizi,” ujarnya.

“Dan juga ada kesehatan bergerak, dikirm dokter spesialis ke pulau-pulau, senang sekali masyarakat di pulau-pulau, ada sampai 100 pasiennya per hari, jadi ternyata memang di pulau-pulau itu juga rindu dengan dokter spesialis karena selama ini hanya berhadapan dengan dokter-dokter umum saja maka kita dorong program PKB namanya, pelayanan kesehatan bergerak,” tambahnya.

Terakhir ia menyampaikan akan menjalankan program subsidi peswat ATR untuk meningkatkan akses transportasi penerbangan di daerah Sulsel.

“Dan beberapa program akan berjalan, termasuk subsidi ATR, kenapa karena kalau kita tidak subsidi itu tidak akan terjadi,” sebutnya.

Gubernur menekankan, di hari kemerdekaan ini sebagai momentum untuk menguatkan kembali sektor ekonomi dan menjalankan program-program yang tepat untuk masyarakat.

“Maka makna kemerdekaan ini adalah sebagai momentum untuk menggerakkan kembali ekonomi, membalikkan kondisi yang mungkin belum diperbaiki, dan mempertahankan potensi yang sudah baik,” ujarnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *