Banner

Progres Pembangunan RS Vertikal Berstandar Internasional Capai 78 Persen

 Progres Pembangunan RS Vertikal Berstandar Internasional Capai 78 Persen
Banner
Banner

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bahtiar Baharuddin dan Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Dirfasyankes) Kementerian Kesehatan, pembangunan dr. Aswan Usman, melakukan peninjauan ke proyek Rumah Sakit UPT Vertikal Makassar di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Selasa, 14 April 2024.

Pj Gubernur, Bahtiar mengatakan, rumah sakit milik Kementerian Kesehatan ini adalah lahan hibah milik Pemprov Sulsel.

“Jadi ini adalah rumah sakit yang hadir atas kerjasama antara Pemda dengan Kementerian Kesehatan, beberapa waktu lalu Bapak Menteri Kesehatan berkunjung ke sini, ini merupakan salah satu ikon rumah sakit di Indonesia bukan hanya Sulsel,” imbuhnya.

Rumah sakit Vertikal ini dibangun khusus untuk penanganan otak, jantung dan kanker. Rumah sakit ini hanya ada dua di Indonesia, satunya lagi ada di Surabaya. Rumah sakit ini tidak hanya pelayanan kesehatan tetapi juga terintegrasi dengan ekosistem wisata.

“Menangnya kita di sini adalah viewnya, laut di Pantai Losari. Ini kita kota serba sunset, memang di desain konsepnya rumah sakit kelas dunia. Jadi kalau sekarang berkembang di Malaysia rumah sakit sekaligus pariwisata,” pungkasnya.

Uniknya lagi RS Vertikal menjadi satu-satunya Rumah Sakit yang memilki dermaga.

Menariknya Rumah Sakit ini memilki dermaga dan helipad, sehingga bisa melayani tiga jalur, yakni darat, laut, dan udara.

“Sulsel adalah negeri kepulauan dan kita dikelilingi oleh pulau-pulau termasuk di provinsi lain. Ini rumah sakit keren banget. Orang tidak harus lewat darat. Bisa juga melalui udara karena ada helipad,” bebernya.

Dijadwalkan pada akhir Juli mendatang Presiden Jokowi Widodo akan hadir dalam soft Launching RS Vertikal.

“Kami sepenuhnya Pemprov punya tanggung jawab bagaimana sepenuhnya bagaimana memastikan nanti kawasan ini bisa berfungsi maksimal karena ada akses jalan menuju ke rumah sakit ini yang harus diselesaikan oleh Pemprov supaya nanti pada saatnya nanti harus diresmikan oleh Bapak Presiden RI, itu akses jalan terpenuhi,” terang Bahtiar.

Sementara itu, Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Dirfasyankes) Kementerian Kesehatan, dr. Aswan Usman menyebutkan, rumah sakit dibangun di atas lahan 6,2 hektar dengan total keseluruhan gedung 144 meter persegi.

“Untuk saat ini sudah 150 hari pengerjaan dengan progres 78 persen. Ini direcanakan akan diresmikan oleh Presiden pada bulan Juli atau Agustus 2024,” jelasnya.

Rumah sakit ini merupakan superhub rumah sakit di Indonesia diwilayah Indonesia Timur, khusus pelayanan otak, jantung dan kanker.

“Ada pelayanan cancer yang canggih itu salah satunya nanti ditempatkan di sini. Dan sekarang cuma ada di Rumah Sakit Hasan Sadikin, salah satunya nanti di sini,” paparnya.

“Masyarakat kita wajib berbangga karena kita mendapatkan rumah sakit yang betul-batul pusat pelayanan secara paripurna juga sebagai pusat pendidikan dan penelitian sebutnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *