47 Kepala Puskesmas Dilantik, Wali Kota Appi Dorong Inovasi Pelayanan Kesehatan
MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melantik 47 Kepala Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kota Makassar, Rabu (17/6/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar sekaligus menghadirkan kepastian kepemimpinan di seluruh puskesmas di Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa tugas kepala puskesmas bukanlah pekerjaan biasa karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat.
“Ini menyangkut kesehatan, menyangkut nyawa masyarakat. Oleh karena itu tugas ini menjadi tugas yang sangat penting dan sangat mulia. Puskesmas bukan hanya ruang-ruang kantor yang bisa ditinggalkan kapan saja, tetapi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan manusia, khususnya pembangunan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kepala puskesmas harus memiliki komitmen, integritas, dan semangat pengabdian yang tinggi dalam menjalankan tugas. Menurutnya, sektor kesehatan bersama pendidikan menjadi fokus utama pembangunan Kota Makassar.
“Teman-teman di puskesmas adalah garda terdepan untuk mewujudkan kesehatan masyarakat Kota Makassar yang lebih baik ke depan,” katanya.
Munafri juga meminta para kepala puskesmas yang baru dilantik untuk mampu menghadirkan inovasi, memperkuat budaya kerja yang berorientasi pelayanan, serta membangun kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah kerja masing-masing.
Ia berharap para kepala puskesmas menjadi motor penggerak berbagai program prioritas kesehatan, mulai dari percepatan penurunan stunting, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, peningkatan kesehatan ibu dan anak, hingga penguatan upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.
Menurut Munafri, pelantikan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menempatkan sumber daya manusia yang kompeten pada posisi yang tepat sehingga tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.
Dalam kesempatan itu, ia juga meminta para camat untuk memberikan dukungan penuh kepada puskesmas di wilayah masing-masing.
“Camat adalah mitra di wilayah yang akan menjadi tandem dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pemerintahan. Karena itu saya berharap para camat terus memberikan dukungan terhadap pengembangan puskesmas agar masyarakat bisa terlayani dengan baik dan pembangunan kesehatan berjalan maksimal,” tegasnya.
Munafri menjelaskan, pelantikan kepala puskesmas kali ini memiliki makna strategis karena merupakan pelantikan definitif pertama yang dilakukan secara menyeluruh sejak tahun 2019.
Pasalnya, setelah pelantikan terakhir pada 2019, terjadi perubahan nomenklatur dan penyesuaian regulasi jabatan di lingkungan pemerintahan yang turut memengaruhi mekanisme pengisian jabatan kepala puskesmas. Kondisi tersebut menyebabkan belum terlaksananya pelantikan definitif secara menyeluruh hingga saat ini.
“Oleh karena itu pelantikan ini menjadi momentum yang sangat strategis karena menandai hadirnya kembali kepastian kepemimpinan pada puskesmas-puskesmas di Kota Makassar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh kepala puskesmas yang dilantik telah melalui tahapan seleksi yang objektif dan akuntabel, mulai dari verifikasi persyaratan, penilaian kompetensi, uji kompetensi, wawancara, hingga penilaian rekam jejak dan integritas.
Dengan proses tersebut, pemerintah berharap para kepala puskesmas yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi manajerial, teknis, dan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk memimpin fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Selain itu, Munafri juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya manusia kesehatan yang baik, termasuk pemutakhiran data tenaga kesehatan melalui Sistem Informasi SDM Kesehatan (SDMK).
Menurutnya, data yang akurat dan mutakhir menjadi dasar penting dalam perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan, pengembangan kompetensi, distribusi SDM, hingga pengambilan kebijakan kesehatan yang tepat sasaran.
“Dengan kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang baik, serta dukungan seluruh pihak, saya optimistis puskesmas di Kota Makassar akan semakin mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (RB)



