Banner

Mulai 1 Oktober, Pelindo Terapkan Peta Peran Korporasi yang Baru

 Mulai 1 Oktober, Pelindo Terapkan Peta Peran Korporasi yang Baru
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi dan asosiasi yang beraktivitas di lingkungan Pelabuhan Makassar. Upaya tersebut dilakukan melalui forum Sharing with Stakeholder yang digelar di Sevara Cafe, Makassar, Selasa (22/9/2026).

Forum tahunan tersebut menjadi ruang bagi manajemen Pelindo bersama para pemangku kepentingan untuk membahas perkembangan perusahaan sekaligus menyamakan pemahaman mengenai arah transformasi Pelindo Group.

Salah satu isu yang dibahas adalah penataan peta peran korporasi dan streamlining sebagai bagian dari transformasi organisasi Pelindo.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan transformasi perusahaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena aktivitas kepelabuhanan merupakan sebuah ekosistem yang melibatkan banyak instansi.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi perlu terus diperkuat agar perubahan yang dilakukan perusahaan dapat dipahami sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan.

“Transformasi yang dilakukan Pelindo tidak hanya berkaitan dengan penataan internal perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa,” ujar Abdul Azis.

Ia menjelaskan, penataan peta peran korporasi dan streamlining merupakan langkah strategis untuk membangun organisasi yang lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan industri kepelabuhanan dan logistik.

Langkah tersebut, kata dia, juga sejalan dengan agenda transformasi Danantara Indonesia dalam mendorong BUMN menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Pelabuhan merupakan sebuah ekosistem yang melibatkan banyak pihak. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin andal, efisien, dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan dengan stakeholder untuk menjaga kelancaran aktivitas operasional di pelabuhan.

Menurut Yusida, masing-masing instansi maupun asosiasi memiliki fungsi yang saling berkaitan dalam mendukung kegiatan kepelabuhanan.

“Setiap instansi dan asosiasi memiliki peran yang saling berkaitan dalam mendukung aktivitas di pelabuhan. Melalui kegiatan ini, berbagai hal yang berkaitan dengan pelayanan dan operasional dapat didiskusikan secara langsung sehingga koordinasi di lapangan menjadi semakin baik,” ujarnya.

Forum tersebut sekaligus menjadi wadah bagi Pelindo untuk menerima masukan dari pemerintah, aparat penegak hukum, pengguna jasa, maupun asosiasi yang berkegiatan di kawasan Pelabuhan Makassar.

Yusida berharap komunikasi yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan sehingga berbagai persoalan operasional dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Dengan koordinasi yang baik, berbagai tantangan operasional dapat diselesaikan secara cepat dan tepat, sehingga pelayanan kepada pengguna jasa tetap terjaga,” ucapnya.

Kegiatan Sharing with Stakeholder merupakan agenda rutin tahunan Manajemen Pelindo Regional 4. Selain menyampaikan informasi mengenai kebijakan dan perkembangan perusahaan, forum ini juga menjadi sarana bertukar pengalaman, gagasan, dan masukan antara Pelindo dengan para pemangku kepentingan.

Sejumlah instansi yang hadir antara lain perwakilan KSOP Utama Makassar, Kejaksaan Negeri Makassar, Polres Pelabuhan Makassar, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Makassar, PT PELNI Cabang Makassar, Polsek Kawasan Pelabuhan Soekarno-Hatta, Polsek Kawasan Paotere, serta perwakilan Bea dan Cukai dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Makassar.

Dari unsur asosiasi, hadir Ketua DPW ALFI/ILFA Sulawesi Selatan dan Barat Yodi Nalendra, Ketua DPC INSA Makassar Capt. Zulkifli Zahril, serta perwakilan APBMI Sulawesi Selatan dan GPEI Sulawesi Selatan dan Barat. (*)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *