BMKG Peringatkan Sulsel Masih Dihantui Kekeringan,
MAKASSAR,-Radioalmarkaz.co.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengingatkan potensi kekeringan di Sulawesi Selatan masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.
Peringatan itu disampaikan dalam rapat koordinasi Siaga Bencana yang berlangsung di lantai 3 ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar, Selasa (14/07), yang digelar BPBD Kota Makassar bersama sejumlah instansi terkait sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diperkirakan lebih panjang tahun ini.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, mengatakan Sulawesi Selatan saat ini belum memasuki puncak musim kemarau. Kondisi terparah diperkirakan baru terjadi pada September 2026.
“Kalau sekarang kita belum memasuki puncak kekeringan. Puncaknya nanti diperkirakan terjadi pada September. Saat ini kita sedang menuju ke sana,” ujarnya.
Nasrol menjelaskan, fenomena El Nino saat ini berada pada kategori moderate dengan indeks sekitar 1,5 sehingga berpotensi memperpanjang musim kemarau.
Berdasarkan prediksi BMKG, pengaruh El Nino masih akan berlangsung hingga Oktober, sementara hujan diperkirakan mulai kembali turun pada November setelah memasuki masa transisi.
Ia menegaskan, tugas BMKG adalah memberikan early warning atau peringatan dini kepada pemerintah daerah dan masyarakat agar langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat.
Sementara itu, BPBD dan pemerintah daerah diharapkan menindaklanjuti dengan early action melalui berbagai upaya mitigasi untuk mengurangi dampak kekeringan.
BMKG juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap suhu udara yang diperkirakan mencapai 35 hingga 36 derajat Celsius pada pukul 13.00 hingga 16.00 WITA.
Warga diminta menghemat penggunaan air, memperbanyak konsumsi air minum untuk mencegah dehidrasi, memastikan instalasi listrik rumah dalam kondisi aman, serta tidak membakar sampah sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran permukiman.
Dengan kondisi cuaca yang masih bergerak menuju puncak kemarau, BMKG meminta masyarakat terus memantau informasi cuaca resmi dan mengikuti arahan pemerintah daerah agar dampak kekeringan dapat diminimalkan. (RB)



