Banner

200 UMKM Ramaikan CFD Jalan Rusa, Appi Ingatkan Pedagang Soal Ketertiban

 200 UMKM Ramaikan CFD Jalan Rusa, Appi Ingatkan Pedagang Soal Ketertiban
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id – Pemerintah Kota Makassar menghadirkan ruang usaha alternatif bagi pedagang kaki lima (PKL) melalui pembukaan Car Free Day (CFD) di Jalan Rusa, Kelurahan Maricaya, Kecamatan Makassar, Minggu (18/10/2026).

Diresmikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga, tetapi juga diarahkan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan melibatkan sekitar 200 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan, pelaksanaan CFD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, pengelolaannya perlu diarahkan untuk mendukung pertumbuhan usaha lokal dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Pada hari ini, saya ingin menyampaikan bahwa kegiatan ini harus dimaksimalkan dengan baik. Artinya, kegiatan ini harus bermanfaat untuk masyarakat. Jangan dilakukan kalau tidak ada manfaatnya untuk masyarakat,” tegas Appi.

Menurutnya, pembukaan CFD Jalan Rusa menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan solusi bagi pedagang yang terdampak penataan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).

Ia menekankan, penataan pedagang tidak boleh berhenti pada penertiban, tetapi perlu disertai penyediaan ruang usaha yang tertib dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk tetap mencari nafkah.

Melalui CFD, masyarakat dapat menikmati ruang terbuka untuk berolahraga sekaligus berbelanja berbagai produk lokal, mulai dari kuliner, sayuran, pakaian, hingga aneka produk kreatif.

Appi pun meminta Camat Makassar memprioritaskan pelaku UMKM dari wilayah setempat agar manfaat ekonomi kegiatan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

“Ini perlu dijaga agar UMKM yang hadir benar-benar mampu dihidupkan, diberdayakan, sehingga pendapatan dan kesejahteraan mereka bisa lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Libatkan 200 UMKM Lokal

Camat Makassar, Tri Sugiarto, mengatakan, pelaksanaan CFD Jalan Rusa mendapat respons positif dari masyarakat yang bermukim di sepanjang ruas jalan tersebut.

Dukungan warga turut mempercepat proses persiapan hingga kegiatan itu dapat diwujudkan dalam waktu kurang dari dua bulan.

“Waktunya cukup singkat, tidak lebih dari dua bulan, karena warga di sepanjang Jalan Rusa sangat responsif dan setuju dengan dilaksanakannya Car Free Day di Jalan Rusa,” kata Tri.

Ia menjelaskan, jumlah UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 200 pelaku usaha. Namun, jumlah pedagang tetap dibatasi dengan mempertimbangkan kapasitas kawasan dan prioritas bagi pelaku usaha dari Kecamatan Makassar.

“Untuk UMKM saat ini mencapai sekitar 200-an. Kami membatasi karena memprioritaskan UMKM yang ada di Kecamatan Makassar,” jelasnya.

Keterlibatan ratusan UMKM ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan CFD.

Dorong Ruang Publik yang Produktif

Appi menjelaskan, pembukaan ruang publik seperti CFD merupakan bagian dari upaya menghidupkan titik-titik aktivitas baru di tengah kawasan perkotaan.

Dalam perspektif penataan kota, pendekatan tersebut dikenal sebagai akupunktur kota, yakni menghidupkan titik tertentu melalui intervensi yang diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Menurutnya, Jalan Rusa tidak hanya perlu menjadi tempat berolahraga dan berbelanja, tetapi juga ruang interaksi sosial yang mempertemukan masyarakat serta memperkuat kebersamaan warga.

“Ini memang sangat penting, kita membuka ruang-ruang. Kalau dalam istilah tata kotanya adalah akupunktur kota,” tuturnya.

Ia juga meminta camat, lurah, serta ketua RT dan RW untuk menghadirkan kegiatan edukatif secara rutin setiap pekan. Dengan begitu, CFD dapat berkembang menjadi ruang publik yang produktif, inklusif, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Kebersihan dan Ketertiban Jadi Perhatian

Selain mendorong aktivitas ekonomi, Appi mengingatkan seluruh pihak agar menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama CFD berlangsung.

Ia menegaskan, persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan kewajiban bersama, termasuk pedagang dan pengunjung.

“Jangan setelah acara ini sampai jam 10.00, sampahnya masih berserakan di mana-mana. Sampah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tapi tanggung jawab kita semua,” katanya.

Appi juga meminta pedagang makanan memperhatikan kebersihan dan higienitas produk yang dijual agar aman dikonsumsi masyarakat.

Pengaturan lapak pun harus dilakukan secara adil dan tertib untuk mencegah konflik antarpedagang. Ia mengingatkan agar kawasan CFD tidak dijadikan tempat perebutan lapak ataupun perselisihan.

“Jangan tempat ini dijadikan tempat untuk saling jago-jagoan, tempat untuk berkelahi. Kalau itu terjadi, saya akan langsung tutup kegiatan ini,” tegas Ketua IKA FH Unhas tersebut.

Panitia juga diminta memastikan posisi lapak tidak menghalangi arus pejalan kaki. Jalur evakuasi harus tetap tersedia, termasuk akses bagi ambulans dan kendaraan darurat apabila dibutuhkan.

Sesuai konsep CFD, kendaraan juga tidak diperbolehkan melintas di kawasan tersebut selama jam pelaksanaan yang telah ditentukan.

Keberlanjutan CFD Bergantung pada Warga

Appi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar Jalan Rusa, atas dukungan terhadap pelaksanaan CFD.

Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tersebut sangat bergantung pada keterlibatan dan rasa memiliki seluruh masyarakat.

“Ini adalah tempat kita bersama. Tidak ada yang bisa menjaga tempat ini kalau bukan kita. Maka dari itu, mari kita menjaga tempat ini, menjaga acaranya setiap minggu berjalan dengan kondusif,” ujarnya.

Melalui CFD Jalan Rusa, Pemkot Makassar berharap penataan kawasan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, penertiban PKL tidak menjadi akhir dari aktivitas usaha mereka, tetapi menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang berjualan yang lebih tertata dan produktif.

Appi berharap CFD Jalan Rusa dapat menjadi contoh pemanfaatan ruang publik yang mampu menyatukan aktivitas olahraga, interaksi sosial, dan penguatan ekonomi kerakyatan dalam satu ruang kebersamaan. (RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *