Mobil Listrik Jipand Karya Siswa SMK 2 Pangkep, di Pamerkan Pada HUT Kemerdekaan

MAKASSAR, RAZFM – Mobil listrik karya siswa SMK 2 dipamerkan usai upacara peringatan hari kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman memarken mobil listrik yang diberi nama Jip Andalan (Jipan) dengan berkendara memutari lapangan upacara didampingi oleh Pangdam XIV Hasanuddin, Kajati Sulsel, Kapolda Sulsel, dan Kajati Sulsel.
Andi Sudirman Sulaiman mengatakan mobil listrik Jipan ini sebagai project pertama, nantinya project pengerjaan akan dilakukan lagi.
“Ini satu unit pilot project nya sudah pesan lagi satu dan mudah-mudahan dengan kendaraan listrik ini kita semakin, bagaiamana mengapresiasi SMK kita,” ungakpanya.
Fitur yang disematkan pada mobil listrik Jipan ini tergolong canggih karena sudah bekerjasama dengan perusahaan kendaraan listrik internasional.
“Teknologinya jauh lebih bagus karena ada kerjasama dengan salah satu perusahaan standar internasional untuk melatih mereka agar finishing nya betul-betul lebih bagus,” bebernya.
Andi Sudirman menjelaskan pemerintah sudah memberikan bantuan berupa alat senilai Rp.800 ratus juta.
“Kami memberikan alat tahun lalu senilai 800 ratus juta, kita juga buat pelatihan-pelatihannya,” imbuh Andi Sudirman.
Sebanyak 4 Siswa SMK 2 Pangkep yang membuat mobil listrik bernama Arjuna kaharuddin, Muhammad ardiansyah, Multasang, dan Ahmad rizki, yang selama pengerjaannya didampingi oleh Andi Magupeang pembina pembuatan mobil listrik.
Andi Magupeang pembina pembuatan mobil listrik menyebutkan proses pengerjaan mobil listrik Jipan ini memakan waktu sembilan bulan.
“Ini kita 4 bulan penyelesaian normalnya, tapi kemarin ada kendala jadi 9 bulan mobil yang digunakan hari ini,” paparnya.
Ia menambahkan pembuatan mobili listrik Jipan ini menghabiskan biaya lebih dari sertaus juta rupiah.
“Kalau angggaran itu nominalnya lebih seratus juta, ada juga bantuan dari Gubernur yakni dinamonya,” pungkasnya.
Andi Magupeang menerangkan pada project selanjutnya ada 3 unit mobil listrik yang akan dibuat, sala satunya pesanan dari Pangdam XIV Hasanuddin.
“Baru satu unit, tapi insyaallah kedepan Gubernur untuk dinas-dinas akan diwajibkan untuk setiap upacara menggunakan mobil komando seperti ini, jadi perencanaan kedepan itu ada 3 unit kita mau buat, dengan jenis mobil komando tentunya bertenaga listrik,” sebutnya.
“Ada dari Pangdam satu untuk dipakai sebagai acara upacara,” tutupnya.



