Banner

Peringati Hari Anak Nasional, 40 Anak Binaan LPKA Kelas II Maros Dapat Remisi

 Peringati Hari Anak Nasional, 40 Anak Binaan LPKA Kelas II Maros Dapat Remisi
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Tepat tanggal 23 Juli merupakan Hari Anak Nasional (HAN). Hari itu pula Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros menyerahkan remisi kepada anak binaan.

Dari jumlah total 58 anak yang ada di LPKA Kelas II Maros, sebanyak 40 anak yang diberikan remisi.

Selain pemberian remisi, dalam rangka memperingati HAN, LPKA Kelas II Maros juga menggelar beberapa kegiatan mulai 22-23 Juli bekerjasama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Beberapa kegiatan tersebut diantaranya kemah keluarga anak binaan, lomba anak, dan ritual basuh kaki kepada orangtua.

“Kami mengadakan kemah anak dan orangtua sabtu sore kita datangkan untuk bersliturahmi bersama anaknya di lapas,” ungkap Kepala LPKA Kelas II Maros, Mildar, Minggu (23/07/23).

Mildar menyebutkan remisi yang didapatkan oleh anak binaan, satu hingga 3 bulan.

“Pemberian remisi untuk anak sebanyak 40 orang, dari total 58 orang. Remisi paling tinggi 3 bulan lainnya itu ada 1 dan 2 bulan,” tuturnya.

Dirinya menyampaikan anak binaan harus di berikan pelayanan terbaik, harus sekolah formal maupun informal, dan diberikan pencerahan keagamaan.

“Selama ini pendidikan formalnya itu setiap hari kita adakan di aula itu via zoom dari sekolah masing-masing anak. Kita juga ikutkan ujian paket C di Maros,” bebernya.

Hal itu dilakukan kata Mildar sebagai kewajiban negara dalam memenuhi hak anak.

“Kita sudah bekerjasama dengan instansi seperti dari kementerian agama dengan memberikan pencerahan 3 kali seminggu, serta organisasi dari wahdah dan jemaah tabligh juga rutin mengajarkan anak yang belum bisa mengaji atau membaca Al-Quran,” tukasnya.

Supriadi Torro selaku Ketua PKBI Sulsel menerangkan PKBI folus kepada pembinaan keluarga dan anak sehingga kegiatan HAN penting dilakukan.

“Kami kan fasilitator jadi lapas ini menyiapkan apa yang kami perlukan dan semua yang diminta itu kami akan lakukan dengan baik termasuk didalam pembinaanya, pembelajarannya itu kami berikan,”

Ia menambahkan sudah tugas PKBI untuk selalu fokus terhadap pembinana keluarga dan anak.

“Pembinaan keluarga dan anak jadi tidak ada support dana dari luar pun kami tetap melakukannya, karena memang ini kegiatan awal PKBI, sejak didirikan 1957 ini tetap eksis karena memang memfokuskan kepada keluarga dan anak,” ujarnya.

Dirinya juga memuji layanan LPKA Kelas II Maros dalam meberikan hak kepada anak binaan.

“Luar biasa gitu ya jadi menurut saya, kalau kita membaca SOP-SOP nya sudah sesuai dengan standar, masuk kedalam kriteria pembinaan anak yang bagus dan itu dibuktikan bupati nya ini dapat penghargaan itu saya kira karena ada kontribusi dari sini,” tutupnya. (SB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *