Panglima TNI Lepas 850 Satgas Pantas ke Perbatasan Papua

MAKASSAR, RAZFM – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melepas Satgas Pantas RI-PNG Kewilayahan Provinsi Papua dan Papua Barat Yonif 721/Makkasau dan Yonif 623/Bhakti Wira Utama.
Upacara pelepasan itu dipimpin langsung oleh Panglima TNI dan di hadiri oleh Pangdam Imam Totok Santoso, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang digelar di pelabuhan Pelindo Makassaar Jumat, 31/03/23.
Sebanyak 850 Prajurit diberangkatkan. Rinciannya 450 Prajut dari Yonif 721/Makkasau dan 400 Prajurit Yonif 623/Bhakti Wira Utama.
“Ini adalah rotasi, jadi mengganti prajurit yang sebelumnya sudah bertugas, jadi ini nanti akan bertugas selama satu tahun, yakni Yonif 721 Makkasau dan Yonif 623 Bhakti Wira Utama,” ujar Panglima Yudo.
Selain melepas pasukan perbatasan, Panglima TNI juga mengecek sejumlah perlengkapan, baik senjata, alat medis, dan lainnya.
“Saya lepas sekaligus mengecek perlengkapannya, sehingga saya tau mereka harus berangkat dalam kondisi yang prima dan juga peralatan yang lengkap,” tukasnya.
“Tadi kita ada obat-obatan, buku pelajaran, bibit tanaman, itu semua untuk membantu masyarakat disana, dengan mengajak bercocok tanam, mengajari anak sekolah, makanya kami bawa peralatan-peralatan untuk digunakan disana,” tambahnya.
Pada kegiatan tersebut Panglima Yudo memberi arahan kepada prajurit untuk selalu menjaga nama baik pribadi, keluarga, dan kesatuan masing-masing.
“Saya menekankan ke prajurit, mereka bertugas untuk membantu masyarakat, menjaga keamanan disana, membantu sosial, dan pembinaan teritorial,” paparnya.
Tadi kita ada obat-obatan, buku pelajaran, bibit tanaman, itu semua untuk membantu masyarakat disana, dengan mengajak bercocok tanam, mengajari anak sekolah, makanya kami bawa peralatan-peralatan untuk digunakan disana.
Sebelumnya telah dilakukan pelepasan Satgas Pantas di beberapa wilayah.
“Ini sama seperti yang kami lepas di Medan, Palembang, Kalimantan Tengah dan sekarang di Makassar, dan besok akan kita lepas juga di Surabaya, memang waktunya hampir bersamaan,” pungkasnya.



