Banner

Pertamina dan Kebun Raya Pucak Eksplorasi Flora Bone, Enam Jenis Tanaman Dikumpulkan

 Pertamina dan Kebun Raya Pucak Eksplorasi Flora Bone, Enam Jenis Tanaman Dikumpulkan
Banner
Banner

BONE, Radioalmarkaz.co.id- Eksplorasi flora di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menghasilkan temuan enam jenis tanaman yang berpotensi menambah koleksi konservasi di UPT Kebun Raya Pucak, Kabupaten Maros.

Eksplorasi tersebut dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin bersama UPT Kebun Raya Pucak pada 8–9 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Hutan Pertamina Hasanuddin untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati Sulawesi.

Enam jenis tanaman yang ditemukan meliputi bunga telang (Clitoria ternatea), tarro’ (Artocarpus elasticus), sukun (Artocarpus altilis), buas-buas (Premna serratifolia), maja (Aegle marmelos), dan kemiri (Aleurites moluccanus).

Temuan tersebut diperoleh dari tiga titik lokasi eksplorasi. Tanaman yang dikumpulkan kemudian dibawa ke UPT Kebun Raya Pucak untuk menjalani perawatan sebelum melalui proses seleksi dan pengembangan sebagai bagian dari koleksi tanaman.

Tidak semua tanaman yang dibawa akan langsung menjadi koleksi kebun raya. Pengembangannya tetap mempertimbangkan kriteria dan ketentuan konservasi, termasuk kemungkinan penempatan sebagai tanaman koleksi maupun nonkoleksi.

Sebelum eksplorasi dilakukan, tim Pertamina dan UPT Kebun Raya Pucak terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Cenrana. Koordinasi ini bertujuan memperoleh informasi mengenai karakteristik kawasan sekaligus menentukan lokasi penelusuran yang sesuai dengan prinsip pelestarian lingkungan.

Tim eksplorasi terdiri atas lima perwakilan Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin dan sebelas perwakilan UPT Kebun Raya Pucak. Selama kegiatan, pengamatan dilakukan di sekitar permukiman penduduk dan lahan terbuka hijau dengan pendampingan personel kebun raya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya perusahaan dalam mendukung pelestarian flora lokal melalui kolaborasi dengan lembaga konservasi dan pengelola kawasan hutan.

“Melalui program Hutan Pertamina Hasanuddin, kami ingin turut menjaga kekayaan flora lokal agar dapat terus dipelajari, dikonservasi, dan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat,” ujar Lilik dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2026).

Menurut Lilik, kerja sama dengan UPT Kebun Raya Pucak dan KPH Cenrana juga diharapkan dapat mendukung peningkatan jumlah serta variasi koleksi tanaman sekaligus memperkuat upaya pelestarian keanekaragaman hayati.

Kepala UPT Kebun Raya Pucak, Thamrin, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menilai eksplorasi flora menjadi salah satu tahapan penting untuk mendukung fungsi kebun raya sebagai lembaga konservasi tumbuhan di luar habitat aslinya atau konservasi ex-situ.

“Kami berterima kasih kepada Pertamina karena kegiatan eksplorasi singkat ini membangun sinergi dalam menjaga dan menggali potensi flora untuk kemudian dikembangkan di Kebun Raya Pucak. Harapan kami, ke depannya program Hutan Pertamina Hasanuddin ini berhasil mengonservasi lebih banyak tanaman koleksi dan nonkoleksi,” ungkap Thamrin.

Selain mendukung konservasi, kegiatan ini diharapkan memperkuat peran Kebun Raya Pucak sebagai pusat penelitian, pendidikan, dan wisata berbasis keanekaragaman hayati.

Program Hutan Pertamina Hasanuddin juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 15 tentang Ekosistem Daratan dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui kolaborasi tersebut, eksplorasi flora tidak hanya diarahkan untuk menambah koleksi tanaman, tetapi juga menjaga kekayaan tumbuhan lokal Sulawesi agar dapat dipelajari dan dilestarikan untuk generasi mendatang.(*)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *