Banner

Gerakan Jumat Bersih, DLH Makassar Dorong Sampah Dipilah dari Hulu

 Gerakan Jumat Bersih, DLH Makassar Dorong Sampah Dipilah dari Hulu
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id – Lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berada di kawasan Gabungan Dinas Makassar kompak menggelar kerja bakti dalam rangka gerakan Jumat Bersih.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan dan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Kabid Persampahan, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ohaswin Kartapati Harun, mengatakan kegiatan bersih-bersih dilaksanakan secara rutin setiap Jumat.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan program pemerintah pusat terkait gerakan Jumat Bersih serta instruksi Wali Kota Makassar agar seluruh SKPD dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Bapak Wali Kota juga menginstruksikan kepada seluruh SKPD untuk menjadi contoh bagi masyarakat, bagaimana kita secara rutin menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri,” ujar ,Aswin.

Ia mengatakan, pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu, baik di rumah maupun di lingkungan perkantoran. Pemilahan sejak awal diperlukan agar sampah yang akhirnya dibawa ke tempat pemrosesan akhir hanya berupa residu.

Kawasan Gabungan Dinas sendiri dihuni lima SKPD. Lokasi tersebut sebelumnya juga menjadi salah satu kawasan yang dinilai dalam penilaian Adipura.

Aswin mengatakan, keberadaan kawasan tersebut mendorong seluruh SKPD untuk menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama dan rutin.

“Kita kerja bakti bersama dengan lima SKPD yang ada di Gabungan Dinas ini,” katanya, Jumat (2/10)

Organik Dimanfaatkan Jadi Kompos

Dalam kegiatan kerja bakti tersebut, sampah yang terkumpul terlebih dahulu dipilah. Sampah berupa sisa pepohonan menjadi salah satu material yang dipisahkan untuk dimanfaatkan sebagai bahan kompos.

Ohaswin menjelaskan, kawasan Gabungan Dinas memiliki cukup banyak material organik dari pepohonan yang dapat dimanfaatkan kembali sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.

“Yang dibawa ke TPA itu sisa residu. Kebanyakan di sini tadi sampah pohon, itu kita buang ke tebang. Kebetulan di sini banyak tebang, sehingga bisa nanti menjadi komposter,” jelasnya.

Kompos yang dihasilkan nantinya dapat dimanfaatkan untuk membantu menyuburkan tanaman yang berada di kawasan tersebut.

Dari kegiatan kerja bakti kali ini, sampah yang terkumpul diangkut menggunakan sejumlah armada. Ohaswin menyebut terdapat tiga dump truck dan tiga kendaraan roda tiga yang digunakan untuk mengangkut sampah hasil kegiatan.

Ia menjelaskan, satu kendaraan roda tiga memiliki kapasitas sekitar 400 hingga 500 kilogram, sedangkan satu dump truck memiliki kapasitas angkut sekitar enam meter kubik.

Melalui kegiatan Jumat Bersih tersebut, DLH Makassar berharap kebiasaan menjaga kebersihan dan memilah sampah tidak hanya diterapkan di lingkungan pemerintahan, tetapi juga dapat menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. (RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *