Appi Pastikan Pembenahan Pendidikan Dimulai dari Kepala Sekolah
MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pengukuhan kepala sekolah definitif jenjang SD dan SMP Negeri merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pendidikan di Kota Makassar.
Menurut Munafri, pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia sehingga membutuhkan kepemimpinan sekolah yang kuat, profesional, dan memiliki kepastian status.
“Dunia pendidikan harus ditata dengan sangat baik karena ini adalah pondasi bangsa untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang adil dan merata. Ini juga bagian dari amanah konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Munafri usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 36kepala sekolah SD dan SMP Negeri di Tribun Lapangan Karebosi, Selasa (23/6/2026).
369 kepsek yang dilantik dengan rincian Kepsek SMP 55 dan Kepsek SD 314.
Menurut Munafri kepala sekolah definitif yang kembali dilakukan setelah sekitar satu dekade menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Makassar untuk memperbaiki sistem pendidikan secara menyeluruh.
Menurutnya, keberadaan kepala sekolah definitif akan memberikan kepastian dalam pengelolaan sekolah sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.
Munafri mengakui proses penetapan kepala sekolah memerlukan waktu karena pemerintah harus memastikan seluruh tahapan administrasi berjalan sesuai aturan, termasuk sinkronisasi dan validasi data.
“Proses sinkronisasi data ini cukup panjang. Kita mengikuti seluruh aturan yang ada. Termasuk memastikan validitas data karena ada beberapa data yang harus diverifikasi kembali agar tidak terjadi kesalahan dalam proses penetapan,” ujarnya.
Munafri menambahkan, validitas data menjadi aspek penting dalam pengembangan karier aparatur pendidikan. Karena itu, Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Dinas Pendidikan terus mengawal proses tersebut agar berlangsung transparan dan akuntabel.
Usai dilantik, para kepala sekolah juga diminta segera melakukan pemetaan kebutuhan di sekolah masing-masing, terutama terkait ketersediaan guru dan sarana prasarana penunjang pembelajaran.
“Jangan sampai ada sekolah yang kekurangan guru atau sarana pembelajaran yang tidak memadai. Semua persoalan itu harus segera dilaporkan agar bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.
Pemkot Makassar berharap pengukuhan kepala sekolah definitif dapat menjadi titik awal peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat pemerataan layanan pendidikan bagi seluruh siswa di Kota Makassar. (*)



