Banner

365 Kepala Sekolah di Lantik, Appi Tekankan Integritas

 365 Kepala Sekolah di Lantik, Appi Tekankan Integritas
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengukuhkan dan mengambil sumpah jabatan kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di lingkup Pemerintah Kota Makassar, di Tribun Lapangan Karebosi, Selasa (23/6/2026).

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan rasa bangga atas terlaksananya pengukuhan kepala sekolah definitif yang telah lama dinantikan. Menurutnya, pengukuhan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi pendidikan di Kota Makassar.

“Fokus Pemerintah Kota Makassar dalam proses pembangunan, khususnya dunia pendidikan, menjadi prioritas utama. Karena itu kepala sekolah harus menjadi supporting system yang berperan kuat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Munafri menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ia mengingatkan para kepala sekolah agar menjaga integritas dan tidak mencederai tugas mulia tersebut dengan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan.

“Bapak dan Ibu adalah cerminan wajah pendidikan Kota Makassar. Jadilah panutan, bukan hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Munafri mengungkapkan bahwa pengukuhan kepala sekolah secara komprehensif dan berskala besar seperti yang dilaksanakan saat ini kembali dilakukan setelah sekitar satu dekade.

Menurutnya, proses seleksi yang dijalani para kepala sekolah berlangsung ketat dan objektif melalui tahapan uji kompetensi, wawancara, hingga penelusuran rekam jejak.

“Yang berdiri dan dikukuhkan hari ini adalah orang-orang pilihan, guru terbaik yang dinilai paling siap dan layak memimpin satuan pendidikan di Kota Makassar,” katanya.

Selain itu, Munafri menyoroti pentingnya akurasi data kepegawaian di lingkungan pendidikan. Ia menyebut persoalan data yang tidak valid menjadi salah satu faktor yang menghambat berbagai proses administrasi dan pengembangan karier guru.

Karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah yang baru dilantik segera melakukan pembenahan dan validasi data pegawai di sekolah masing-masing sebagai langkah awal setelah kembali bertugas.

Tak hanya itu, Munafri juga menitipkan pesan khusus terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Ia meminta seluruh kepala sekolah mengawal proses penerimaan siswa secara jujur, adil, transparan, dan berintegritas.

“Saya tidak ingin mendengar lagi praktik-praktik curang, budaya titip-menitip, ataupun tindakan transaksional yang mencederai hak anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan,” tegasnya.

Munafri menambahkan, sekolah harus menjadi laboratorium moral yang membentuk karakter peserta didik, bukan tempat yang membuka ruang bagi praktik-praktik yang bertentangan dengan nilai kejujuran.

Dalam arahannya, Munafri juga menegaskan sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Makassar yang harus dijalankan seluruh satuan pendidikan. Salah satunya adalah penerapan budaya pemilahan sampah sejak dini di lingkungan sekolah.

Ia meminta setiap sekolah menyediakan tempat sampah terpilah untuk sampah organik dan nonorganik serta mengedukasi siswa mengenai pengelolaan sampah yang benar.

“Sampah jangan dianggap sebagai musuh. Ajarkan kepada anak-anak bahwa sampah bisa menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Selain program pemilahan sampah, Munafri juga menginstruksikan penanaman pohon di seluruh sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang hijau dan nyaman.

Ia juga kembali mengingatkan sekolah agar tidak menyelenggarakan kegiatan perpisahan yang bersifat mewah dan membebani orang tua siswa.

“Jangan memberatkan orang tua murid. Sekolah bukan tempat berdagang. Yang terpenting adalah nilai pendidikan dan kebersamaan, bukan kemewahan acara,” katanya.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Munafri memastikan Pemerintah Kota Makassar akan melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin terhadap berbagai persoalan pendidikan mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP.

Ia bahkan menargetkan Kota Makassar menjadi daerah dengan sistem pendidikan dan sarana pendidikan terbaik di Indonesia.

“Saya ingin ketika orang bertanya di mana pendidikan terbaik di Indonesia, jawabannya ada di Kota Makassar,” ucapnya.

Perhatian juga diberikan kepada tenaga pendidik yang bertugas di wilayah kepulauan. Munafri memastikan pemerintah akan memberikan dukungan berupa insentif tambahan serta fasilitas transportasi untuk menunjang mobilitas guru dan kepala sekolah yang bertugas di pulau-pulau.

Menutup sambutannya, Munafri mengajak seluruh kepala sekolah untuk terus menghadirkan inovasi dalam proses belajar mengajar serta memperkuat pendidikan karakter, akhlak, dan tata krama bagi peserta didik.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang telah dikukuhkan. Selamat mengemban amanah, selamat bekerja dan mengabdi demi masa depan anak-anak kita dan masa depan Kota Makassar,” pungkasnya. (RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *