Banner

Sulteng Diguncang Gempa 6,8 M, Pertamina Langsung Cek SPBU dan Fasilitas Energi

 Sulteng Diguncang Gempa 6,8 M, Pertamina Langsung Cek SPBU dan Fasilitas Energi
Banner
Banner

PALU, Radioalmarkaz.co.id – Gempa bumi berkekuatan 6,8 magnitudo yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) tidak mengganggu operasional penyaluran energi di daerah tersebut. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan seluruh fasilitas penyaluran BBM dan LPG tetap beroperasi normal setelah dilakukan pengecekan menyeluruh pascakejadian.

Gempa yang berpusat di Kabupaten Sigi pada pukul 11.27 WITA dengan kedalaman 10 kilometer sempat dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Meski demikian, hasil pemantauan menunjukkan tidak ada kerusakan yang berdampak pada operasional SPBU maupun lembaga penyalur energi lainnya.

Sales Branch Manager (SBM) Sulteng I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Made Bilan Asasia, mengatakan tim Pertamina langsung melakukan monitoring terhadap seluruh sarana penyaluran energi sesaat setelah gempa terjadi.

“Hasil monitoring menunjukkan seluruh SPBU dan lembaga penyalur yang kami pantau masih beroperasi normal. Sejauh ini tidak terdapat laporan kerusakan maupun gangguan operasional yang berdampak pada penyaluran energi kepada masyarakat,” ujar Made.

Selain memastikan kondisi fasilitas penyaluran, Pertamina juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan stok energi. Hasilnya, pasokan BBM dan LPG di Sulawesi Tengah dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Distribusi energi dari terminal BBM maupun fasilitas LPG juga tetap berjalan lancar sehingga tidak terdapat hambatan dalam penyaluran ke wilayah layanan.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina menginstruksikan seluruh lembaga penyalur untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan inspeksi fasilitas secara berkala, menjalankan prosedur keselamatan secara disiplin, serta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi yang berpotensi mengganggu operasional.

Koordinasi juga terus dilakukan bersama pemerintah daerah, instansi terkait, dan para pemangku kepentingan guna memastikan kondisi lapangan tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat, pekerja, dan mitra kerja menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi darurat.

“Kami terus memantau perkembangan situasi bersama instansi terkait dan memastikan kesiapan operasional penyaluran energi di Sulawesi Tengah tetap terjaga. Pertamina juga mengingatkan seluruh lembaga penyalur untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjalankan prosedur keselamatan secara disiplin,” kata Lilik.

Di tengah kondisi tersebut, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM maupun LPG secara berlebihan.

“Stok BBM dan LPG dalam kondisi aman serta distribusi berjalan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir dan diharapkan membeli produk energi sesuai kebutuhan agar pelayanan dan distribusi tetap optimal bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Pertamina juga menyampaikan dukungan moril bagi masyarakat yang terdampak gempa serta berharap situasi segera pulih sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (*)

Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi berwenang terkait perkembangan kondisi kegempaan. Sementara itu, untuk informasi layanan energi maupun pengaduan terkait penyaluran BBM dan LPG, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang siaga melayani selama 24 jam.

 

 

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *