Makassar Berpeluang Jadi Percontohan Nasional Panti Sosial Berkualitas
Jakarta,Radioalmarkaz.co.id – Wali Kota Munafri Arifuddin melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di kantor Kementerian Sosial, Senin (4/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Munafri didampingi Kepala Dinas Sosial Makassar Andi Bukti Djufri serta Kepala UPT Rumah Penampungan dan Trauma Centre (RPTC) Masri. Sementara Menteri Sosial yang akrab disapa Gusmen hadir bersama jajaran, di antaranya Dirjen Rehabilitasi Sosial Supomo, Kepala Biro Umum Salahudin Yahya, serta Direktur PSKB Masryani Mansur.
Dalam pertemuan itu, Mensos menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota Makassar dalam menangani berbagai persoalan sosial yang dinilai berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam diskusi tersebut, mulai dari program Sekolah Rakyat yang dinilai berjalan sesuai rencana, relokasi kawasan permukiman kumuh dan nelayan, hingga pengelolaan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).
Selain itu, pembahasan juga mencakup rencana pembangunan Lingkungan Pondok Sosial atau Liponsos sebagai bagian dari penguatan layanan sosial terpadu.
Berkaca pada keberhasilan kolaborasi antara Kemensos, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kota Makassar dalam program relokasi permukiman kumuh seperti Rumah Nayla, Mensos menawarkan Makassar kembali menjadi tuan rumah program percontohan nasional.
Program tersebut adalah “Deklarasi Panti Sosial Bermutu” yang bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan panti sosial sekaligus menekan potensi kekerasan fisik dan seksual terhadap anak di lingkungan LKSA, daycare, dan institusi pendidikan.
Untuk mendukung pembangunan Liponsos, Kemensos juga menawarkan skema pembiayaan bersama atau cost sharing yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, serta dukungan sumber pendanaan lain seperti Baznas.
Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan program-program sosial yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.



