Banner

Kloter 14 Maros Siap Berangkat, 387 Jemaah Didominasi Lansia, Termuda 15 Tahun Pengganti Orang Tua

 Kloter 14 Maros Siap Berangkat, 387 Jemaah Didominasi Lansia, Termuda 15 Tahun Pengganti Orang Tua
Banner
Banner

Makassar, Radioalamrkaz.co.id-Sebanyak 387 jemaah haji asal Kabupaten Maros yang tergabung dalam Kloter 14 Embarkasi Makassar siap diberangkatkan menuju Tanah Suci dari Asrama Haji Sudiang, Kamis (30/4/2026).

Ketua Tim Kloter 14, Sitti Hawaisyah, menyampaikan bahwa seluruh jemaah dalam kloter ini berasal dari Kabupaten Maros dengan komposisi yang cukup beragam.

“Total jemaah sebanyak 383 orang dalam kelompok ini, terdiri dari 129 laki-laki dan 246 perempuan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jemaah tertua dalam kloter ini berusia 95 tahun, sementara yang termuda berusia 15 tahun atas nama Ayu, yang berangkat menggantikan ibunya yang mengalami sakit permanen.

Selain itu, jumlah jemaah lanjut usia (lansia) dalam kloter ini juga cukup signifikan, yakni sekitar 102 orang.
Meski seluruh jemaah telah siap diberangkatkan, pihaknya masih menunggu hasil akhir pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan untuk memastikan kelayakan seluruh jemaah.

“Untuk sementara belum ada yang tertunda, namun kami tetap menunggu hasil pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik serta kekompakan selama menjalankan ibadah haji.

“Saya harapkan jemaah tetap menjaga kesehatan, kekompakan, dan fokus pada ibadah,” tambahnya.
Jumlah Jemaah Maros Meningkat, Masa Tunggu Berkurang

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, mengungkapkan bahwa jumlah jemaah haji asal Maros tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun ini jumlah jemaah mencapai 626 orang, hampir dua kali lipat dari tahun lalu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kloter 14 diisi penuh oleh jemaah asal Maros, dengan jumlah sekitar 387 orang dalam satu penerbangan.

Menurutnya, komposisi jemaah dalam kloter ini didominasi oleh lansia yang mencapai sekitar 60 persen.

Selain peningkatan jumlah, Chaidir juga menyebut adanya perbaikan dalam sistem penyelenggaraan haji yang berdampak pada berkurangnya masa tunggu.

“Dulu masa tunggu di Maros sekitar 32 tahun, sekarang turun menjadi sekitar 26 tahun,” jelasnya.

Ia berharap, ke depan masa tunggu dapat terus dipangkas melalui kebijakan pemerintah pusat.
Imbauan Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas

Terkait keberangkatan, jemaah dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci sekitar pukul 03.35 WITA dengan estimasi perjalanan mencapai 11 jam.

Chaidir mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan, mengingat cuaca di Arab Saudi yang dikenal cukup ekstrem, khususnya saat musim haji.

“Kami sudah mengingatkan jemaah untuk banyak istirahat dan menjaga kesehatan, karena cuaca di Mekah dan Madinah cukup panas,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kebijakan baru yang mempermudah proses kedatangan jemaah di Arab Saudi, di mana pemeriksaan dokumen keimigrasian kini dilakukan di Bandara Sultan Hasanuddin.
“Setibanya di sana, jemaah tidak perlu lagi antre lama karena proses pemeriksaan sudah dilakukan di Makassar,” tambahnya.

Chaidir berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Kita berangkatkan 626 jemaah, semoga kembali juga dengan jumlah yang sama,” pungkasnya.(RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *