Banner

70 PAUD di Sulsel, Jadi Sasaran Pemerintah Tingkatkan Cakupan Imunisasi Pada Anak

Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Per 16 Oktober 2022, data capaian cakupan imunisasi campak dan rubella yaitu sebesar 95,1 % dari total sasaran 1.820.100. Dengan target minimum yang harus dicapai adalah 95 persen atau sekitar 1.729.095 anak. Meski telah mencapai minimal target cakupan, masih diperlukan upaya melalui Imunisasi Kejar untuk anak yang belum lengkap vaksin OPV, IPV dan DPT -HB-Hib atau Pentabio.

Karena itu, dalam rangka meningkatkan cakupan vaksinasi lengkap pada anak agar lebih maksimal pemerintah provinsi Sulawesi Selatan, melalui Dinas kesehatan (Dinkes) Sulsel menggelar Pertemuan Koordinasi Pelaksanaan Program Peningkatan Imunisasi yang menyasar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), di hotel Swiss Belhotel, Sabtu, 05/11/22.

Terselenggaranya kegiatan ini, Dinkes Sulsel bekerjasama dengan Unicef dan Yayasan Gaya Celebes (YGC) bertujuan terciptanya pemahaman yang setara antara stakeholder dalam implementasi kegiatan imunisasi khususnya PAUD dan Imunisasi Kejar.

Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinkes Sulsel Sitti Hidayah mengatakan ada 70 PAUD yang menjadi sasaran intervensi di tiga Kabupaten/Kota, sebagai rinciannya 30 di kabupaten Bantaeng, 10 di kota Makassar, 30 kabupaten Bone .

Dipilihnya tiga kabupaten/kota sebagai pilot Project atau percontohan tersebut karena menjadi Binaan kabupaten/provinsi pada program PAUD Holistik Integratif yang didalamnya mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, dan perlindungan, untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak.

“Ada sekitar 70 PAUD yang disasar untuk satu tahun kedepan, di tiga Kabupaten/kota yakni, Makassar, Bantaeng, dan Bone. Kalau keberlanjutan ke kabupaten lainnya kita lihat dulu perkembangan dari tiga Kabupaten/kota ini,” ujar Sitti Hidayah.

“Kami berharap ini bisa terus berlanjut tapi untuk masa kontrak antara YGC dengan Unicef itu hanya satu tahun, dimulai tahun 2022 berakhir di tahun 2023 itu ditandai dengan adanya wisuda untuk anak-anak yang berhasil kita screaning dan lengkapi imunisasinya,” sambungnya.

Ia menuturkan dengan adanya Intervensi Unicef dengan YGC diharapakan dapat meningkatkan capaian Imunisasi khususnya Baduta yang belum mencapai target.

“Kalau untuk Usia nol sampai sebelas bulan itu kita sudah mencapai target ya di provinsi Sulsel, itu dilihat (data) dari tahun 2021, Sulsel capaiannya lebih tinggi di seluruh Indonesia, nah sedangkan untuk usia lanjut itu yang baduta masih kurang, atau belum mencapai target, jadi mudah-mudahan dengan adanya intervensi Unicef melalui YGC itu bisa mendongkrak men-support capaian imunisasi lanjutan khususnya yang sasaran Baduta ini,” tutur Sitti Hidayah.

Lebih jauh, Sitti menjelaskan nantinya, sebelum imunisasi akan dilakukan screaning terlebih dahulu untuk mendapatkan data anak yang diimunisasi atau belum lengkap Imunisasinya.

“Screaning dilakukan untuk mendapatkan data anak-anak yang belum lengkap Imunisasinya,” singkatnya.

Lanjut, Sitti mengungkapkan imunisasi pada anak sangat penting, karena dapat mencegah penyakit berbahaya pada anak.

“Imunisasi ini kan untuk menciptakan atau meningkatkan kekebalan terhadap penyakit-penyakit tertentu dalam hal ini adalah penyakit yang dapat melalui imunisasi atau PD3I, manfaatnya itu agar anak anak terhindar dari penyakit-penyakit tersebut kalaupun misalnya anak-anak sampai terkena itu tidak akan Sampai parah,” ungkapnya.

Sitti menjelaskan apabila orangtua mengabaikan imunisasi pada anaknya, maka berpotensi terjangkit virus atau bakteri penyakit, bahkan dapat menular ke anak lainnya.

“Kalau anak-anak tidak di Imunisasi itu bisa menjadi sumber penularan untuk anak-anak yang lainnya yang bisa menimbulkan KLB atau kejadian luar biasa,” jelasnya.

Diharapkan melalui Intervensi dengan menyasar PAUD di tiga kabupaten/kota yang dilakukan oleh Dinkes Sulsel didukung oleh YGC melalui Unicef, semoga dapat meningkatkan cakupan vaksinasi, serta dapat berkelanjutan di Kabupaten/kota lainnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *