Menu Bergizi dan 1000 HPK Jadi Fokus Penangan Stunting di Kota Makassar
Makassar, Radioalmarka.co.id –Rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Makassar guna digelar di ruang Sipakatau Kota Makassar, Selasa (16/12.
Rapat Koordinasi ini dipimpinan langsung Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dengan membahas strategi pencegahan dan penanganan stunting di wilayah kota.
Dalam rapat tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan target penurunan stunting yang sejalan dengan target nasional.
“Target kita pada 2045 adalah menurunkan stunting hingga 5%. Saat ini, kondisi stunting di Makassar pada 2023 berada di posisi 25,6 persen, kemudian turun menjadi 22,9 persen pada 2024. Kami berharap pada 2025 target 18,8 persen bisa tercapai,” ujarnya.
Sementara Kepala dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin menyampaikan salah satu program unggulan yang dibahas adalah MBG (Menu Bergizi), yang berfokus pada pemberian makanan tambahan untuk anak balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini dirancang sesuai dengan prinsip “Isi Piringku” agar memenuhi kebutuhan gizi optimal, dengan tujuan menekan angka stunting baru menjadi zero stunting.
Dokter Ida Sapaan akrabnya menekankan pentingnya penanganan 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan), mulai dari ibu hamil hingga anak berusia dua tahun. Selain itu, data EPPGBM (by name by address) menunjukkan penurunan dari 3,35 menjadi 3,05, menandakan efektivitas program penanganan stunting.
“Keberhasilan ini berkat kerja kolaboratif antara pemangku kebijakan, camat, lurah, RT/RW, serta layanan kesehatan seperti Puskesmas. Rapat koordinasi yang rutin kami lakukan menjadi kunci agar penanganan stunting di Makassar bisa melampaui target nasional,” jelas Ida. (RB)



