Banner

Haul Ke-21 Jenderal M. Jusuf, Pengurus YIC Al-Markaz Al-Islami Al-Markaz Al-Islami Ziarah Kubur

 Haul Ke-21 Jenderal M. Jusuf, Pengurus YIC Al-Markaz Al-Islami Al-Markaz Al-Islami Ziarah Kubur
Banner
Banner

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Pengurus Yayasan Islamic Centre (YIC) Al-Markaz Al-Islami berziarah ke makam Jenderal (Purn) M. Jusuf, pendiri Masjid Raya Al-Markaz Al-Islami, pada Senin (8/9/2025) pagi.

Hadir dalam ziarah tersebut Ketua Harian YIC Al-Markaz Al-Islami Prof. Mustari Mustafa, Sekjen Arman Arfah, Imam Besar Masjid Al-Markaz Hasan Basri Ahmad, serta jajaran pengurus lainnya.

Prof. Mustari Mustafa menyampaikan bahwa ziarah ini bukan hanya untuk mengenang jasa almarhum, tetapi juga menjadi pengingat bagi generasi penerus.

“Pertama untuk mengenang warisan yang beliau tinggalkan. Yang

kedua untuk juga memberi tausiyah kepada kita yang masih hidup ini dengan melihat kubur,

dengan mengenang ada sosok yang sedang terbaring di alam barzah,

kita bisa mengingatkan diri kita bahwa kita akan seperti ini,” ujarnya.

Ia mengaitkan ziarah tersebut dengan firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Hasyr ayat 18, yang mengingatkan umat Islam agar mempersiapkan bekal untuk hari esok.

“Nah proses ziarah seperti ini saya kira secara langsung juga untuk mengamalkan ayat Allah SWT ini dalam surat Al-Hasyr. Agar kita dengan melihat atau datang berziarah kita siap untuk mengamalkan, mempersiapkan amal jariah sebagai bakal kita hari esok,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mustari menegaskan bahwa kegiatan ziarah merupakan rangkaian peringatan haul Jenderal M. Jusuf yang digelar setiap tahun.

Tahun ini merupakan Haul Ke-21 Jenderal M. Jusuf.

“Kemarin diskusi tentang ketokohan beliau hari ini berziarah, dan insya Allah nanti malam kita melakukan zikir dan doa bersama dengan jamaah dan juga berbagai kalangan yang akan datang,” terang Prof Mustari.

Ia juga menyampaikan bagaimana sosok M. Yusuf dikenang dalam sejarah Indonesia, terutama perannya sebelum dan sesudah kemerdekaan, hingga masa-masa krusial pemberontakan PKI.

“Beliau adalah saksi sejarah dan sampai meninggal kesaksian beliau itu ada yang disimpan oleh beliau. Dan itu menjadi satu nilai bagi generasi muda bahwa yang namanya rahasia-rahasia itu luar biasa. Jadi beliau dikenal sebagai sosok pahlawan yang memegang teguh rahasia,” imbuhnya.

Menurutnya, generasi muda perlu meneladani prinsip hidup yang dipegang teguh oleh almarhum, mulai dari jiwa patriotisme, kepahlawanan, hingga menjaga nilai persahabatan dan prinsip bermasyarakat.

“Jadi ini untuk kita generasi muda bahwa kita dalam hidup ini memang berkawan atau memiliki peran posisi dalam hidup masyarakat tapi juga harus memegang teguh prinsip-prinsip ada rahasia, ada prinsip berkawan, ada prinsip kita dalam hidup masyarakat. Ini aspek yang perlu dirawat dan diwariskan kepada generasi muda,” ungkap Prof Mustari.

Puncak Haul Jenderal M. Jusuf, Hari ini, Senin, 8 September 2025, pukul 18.00 WITA, pihak Yayasan akan menggelar Doa dan Dzikir bersama di Masjid Al-Markaz Al-Islami.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *